Babinsa Koramil 10 Bawang Turun Tangan Seleksi Benih Kopi Unggul
Babinsa Koramil 10 Bawang Turun Tangan Seleksi Benih Kopi Unggul
Banjarnegara - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional di sektor perkebunan, anggota TNI dari Koramil 10 Bawang, Kodim 0704/Banjarnegara, menunjukkan aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Serka Supriyanto, yang aktif mendampingi petani dalam proses seleksi benih biji kopi berkualitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Danramil 10 Bawang, Kapten Inf Sutejo, yang menekankan pentingnya kehadiran Babinsa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam mengoptimalkan potensi komoditas lokal seperti kopi di wilayah Jawa Tengah.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Dalam dokumentasi kegiatan tersebut, terlihat Serka Supriyanto bersama warga duduk lesehan di atas terpal, telaten memilah biji-biji kopi secara manual. Proses seleksi ini sangat krusial untuk memastikan hanya benih terbaik yang akan ditanam, guna menjamin hasil panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.
"Kami tidak hanya sekadar memantau, tapi ikut terjun langsung. Ketahanan pangan bukan hanya soal padi atau jagung, tapi juga bagaimana kita memaksimalkan potensi kopi lokal agar memiliki nilai jual tinggi dan mampu menyejahterakan petani kita," ujar Serka Supriyanto di sela kegiatannya.
Fokus pada Kualitas Benih
Pemilihan benih secara manual ini bertujuan untuk memisahkan biji yang cacat, kopong, atau terserang hama. Dengan seleksi yang ketat, diharapkan Persentase tumbuh bibit menjadi lebih tinggi. Ketahanan tanaman terhadap penyakit lebih kuat. Kualitas rasa (cupping score) kopi Banjarnegara tetap terjaga di pasar nasional maupun internasional.
Komitmen Koramil 10 Bawang
Danramil 10 Bawang, Kapten Inf Sutejo, menyatakan bahwa pendampingan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, TNI berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan pertanian, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga masa panen tiba.
Langkah taktis yang dilakukan oleh Kodim 0704/Banjarnegara melalui para Babinsanya ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan pangan di tingkat daerah.
What's Your Reaction?