Dandim 0704 Banjarnegara Pimpin Upacara 17-an

Dandim 0704 Banjarnegara Pimpin Upacara 17-an

Dandim 0704 Banjarnegara Pimpin Upacara 17-an

Banjarnegara - Langit pagi di Lapangan Makodim 0704/Banjarnegara, Selasa (17/03/2026), menjadi saksi tegaknya barisan prajurit dalam pelaksanaan upacara rutin 17-an. Di tengah suasana khidmat, Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., memimpin langsung jalannya upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.

 

Upacara yang digelar sederhana namun penuh makna itu tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga sarana penyampaian pesan strategis kepada seluruh prajurit dan PNS. Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro mengawali dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah bagi seluruh personel yang menjalankan, seraya berharap ibadah yang dilakukan membawa berkah dan pahala berlimpah.

 

Namun, suasana hangat itu beriringan dengan pesan kewaspadaan. Pangdam menyoroti dinamika global, khususnya meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas dunia. Prajurit diminta memiliki kepekaan informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks maupun propaganda yang dapat memecah belah.

 

“Setiap prajurit harus tetap waspada dan siap siaga. Perkembangan global sekecil apa pun bisa berdampak pada tugas pertahanan negara,” demikian amanat yang dibacakan Dandim.

 

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada kondisi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah dan DIY berdasarkan data BMKG. Situasi ini menuntut kesiapan personel dan materiil dalam menghadapi potensi bencana, termasuk dalam pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan (SAR) serta penanganan pengungsi. Kodam IV/Diponegoro ditegaskan harus selalu hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat.

 

Di bidang internal, Pangdam menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Triwulan I Tahun 2026. Seluruh satuan diminta memaksimalkan penyerapan anggaran sesuai aturan, termasuk optimalisasi penggunaan E-Katalog versi terbaru guna menjaga nilai kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA).

 

Sorotan serius juga diberikan pada bidang intelijen terkait adanya pelanggaran disiplin serta faktor keselamatan prajurit. Para komandan satuan diingatkan untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan keselamatan anggota, serta tidak menganggap persoalan tersebut sebagai hal sepele.

 

Sementara di bidang operasi, fokus diarahkan pada kesiapan satuan tugas pengamanan perbatasan RI–PNG, serta peningkatan kualitas pelatihan guna mencetak instruktur yang andal. Di sisi lain, bidang teritorial terus menunjukkan kiprahnya melalui dukungan terhadap program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, ketahanan pangan, hingga pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

 

Capaian serapan gabah yang tinggi serta berbagai program sosial seperti TMMD, penyediaan air bersih, rehabilitasi rumah layak huni, hingga pembangunan fasilitas umum menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Menutup amanatnya, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit yang akan melaksanakan cuti Idul Fitri agar tetap mengutamakan faktor keamanan, baik saat meninggalkan rumah maupun selama perjalanan. Sikap disiplin dan menjaga nama baik institusi TNI menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

 

Melalui upacara 17-an ini, tersirat pesan kuat bahwa di balik barisan yang tegap, terdapat tanggung jawab besar yang harus diemban. Tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan solusi dalam berbagai situasi.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow