Dukungan Nyata Koramil Wanayasa untuk Swasembada Pangan

Dukungan Nyata Koramil Wanayasa untuk Swasembada Pangan

Dukungan Nyata Koramil Wanayasa untuk Swasembada Pangan

Banjarnegara - Suasana sawah di Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, tampak lebih ramai dari biasanya. Di tengah barisan padi menguning yang menunggu dipanen, terlihat para petani bersemangat bekerja, tak sendiri karena mereka didampingi oleh para prajurit TNI dari Koramil 17/Wanayasa, Kodim 0704/Banjarnegara.

 

Dipimpin langsung oleh Danramil Wanayasa, Kapten Inf Winarno, para Babinsa bergabung bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani Santoso dalam panen padi, Kamis (15/05/2025). Kehadiran mereka bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap ketahanan pangan dan swasembada nasional yang digalakkan pemerintah.

 

Bagi Kapten Inf Winarno, kegiatan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya petani yang menjadi garda terdepan dalam ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan secara berkelanjutan.

 

“Turun langsung ke sawah adalah cara kami menjalin komunikasi sosial dengan masyarakat. Dari sini, kami bisa tahu langsung apa kendala mereka, dan membantu mencarikan solusi,” ujarnya sambil ikut memotong batang padi.

 

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, memperkuat kepercayaan antara TNI dan warga, serta membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai unsur di wilayah baik pemerintah, petani, maupun tokoh masyarakat.

 

Kekompakan antara Babinsa, petugas PPL, dan petani dalam kegiatan panen ini tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi moral bagi para petani.

 

“Semangat para petani luar biasa. Kami hadir di sini untuk memberi dukungan langsung dan menunjukkan bahwa TNI selalu siap bersinergi dengan masyarakat dalam segala program pembangunan, termasuk pertanian,” tambah Danramil.

 

Panen di lahan milik anggota Poktan Santoso ini bukan sekadar urusan hasil tani. Di balik bulir-bulir padi yang terkumpul, ada harapan besar: tercapainya swasembada pangan, stabilitas ekonomi lokal, dan ketahanan nasional yang kuat.

 

“Sebagai warga negara, sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk mendukung program-program pemerintah, apalagi dalam sektor vital seperti pangan,” tegas Kapten Winarno.

 

Saat matahari mulai meninggi, bulir-bulir padi yang sudah terikat satu per satu ditumpuk di pinggir sawah. Keringat membasahi seragam dan baju para petani, namun senyum tetap mengembang.

 

Di tengah lumpur dan keringat, tercipta sebuah gambaran utuh: sinergi TNI dan petani yang tidak hanya mempercepat panen, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan ketahanan pangan bangsa.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow