Hadapi Kemarau Panjang, Koramil 03/Wanadadi Bantu Pengairan 24 Hektare Sawah di Linggasari

Hadapi Kemarau Panjang, Koramil 03/Wanadadi Bantu Pengairan 24 Hektare Sawah di Linggasari

Hadapi Kemarau Panjang, Koramil 03/Wanadadi Bantu Pengairan 24 Hektare Sawah di Linggasari

Banjarnegara - Menghadapi musim kemarau berkepanjangan, Koramil 03/Wanadadi terus berupaya mendukung ketahanan pangan dengan membantu pengairan lahan pertanian melalui program Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Desa Linggasari, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara.

 

Program irigasi perpompaan tersebut dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian seluas kurang lebih 24 hektare. Keberadaan fasilitas ini menjadi salah satu solusi bagi petani dalam menjaga ketersediaan air untuk tanaman padi, terutama ketika curah hujan rendah dan sumber air irigasi konvensional mengalami keterbatasan.

 

Babinsa Koramil 03/Wanadadi Sertu Joni menyampaikan bahwa pendampingan pengairan lahan pertanian merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesulitan yang dihadapi petani selama musim kemarau.

 

“Musim kemarau yang berkepanjangan menjadi tantangan bagi petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air tanaman padi. Melalui pemanfaatan irigasi perpompaan, diharapkan kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terbantu sehingga pertumbuhan tanaman tetap terjaga dan petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Bapak Amin, salah satu petani anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki desa Linggasari saat bersama babinsa menyampaikan bahwa ketersediaan air merupakan faktor penting dalam keberhasilan usaha pertanian, terutama pada musim kemarau.

 

“Walaupun tanaman padi tidak harus selalu tergenang air sepanjang masa pertumbuhannya, tanaman ini tetap membutuhkan air dalam jumlah yang cukup pada setiap fase pertumbuhan. Jika kekurangan air, pertumbuhan padi dapat terganggu dan hasil panen berisiko menurun. Karena itu, keberadaan irigasi perpompaan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan air sawah,” tutur Bapak Amin.

 

Sementara itu, Pgs. Danramil 03/Wanadadi, Kapten Kav Eman Kusnadi, saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler menyampaikan bahwa TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung berbagai upaya untuk menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

 

Menurutnya, pemanfaatan irigasi perpompaan merupakan langkah strategis untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air, khususnya pada musim kemarau berkepanjangan. Dengan pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas pengairan secara optimal, diharapkan lahan pertanian tetap produktif.

 

“Kami berharap keberadaan irigasi perpompaan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani. Koramil melalui Babinsa akan terus menjalin komunikasi dan pendampingan bersama kelompok tani serta pihak terkait guna mendukung keberhasilan pertanian di wilayah Kecamatan Wanadadi,” ujarnya.

 

Kegiatan tersebut sejalan dengan Program Unggulan Kasad di bidang ketahanan pangan, yang menekankan pentingnya sinergi TNI AD dengan masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan nasional.

 

Melalui pendampingan Babinsa dan optimalisasi pemanfaatan irigasi perpompaan, diharapkan lahan pertanian seluas 24 hektare di Desa Linggasari dapat terus terairi dengan baik, sehingga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani tetap terjaga meskipun menghadapi musim kemarau.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow