Sinergi TNI-Polri Dinas Pertanian dan Petani Tanam Jagung Bersama Demi Ketahanan Pangan
Sinergi TNI-Polri Dinas Pertanian dan Petani Tanam Jagung Bersama Demi Ketahanan Pangan
Banjarnegara - Di tengah terik matahari pagi, hamparan lahan pertanian di Dusun Karang Maja, Desa Kaliwungu, Kecamatan Mandiraja, tampak ramai oleh aktivitas warga dan para aparat. Pada Senin (21/07/2025), sinergitas lintas sektor tergambar nyata ketika Babinsa Koramil 07/Mandiraja Kodim 0704/Banjarnegara Sertu Soim Mukolis, bersama tiga rekannya, bergabung dengan anggota Polsek Mandiraja, petugas Balai Penyuluh Pertanian (BPP), dan Kelompok Tani (Poktan) Lohjinawi untuk melakukan penanaman jagung hibrida secara serentak.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pertanian biasa. Ia menjadi simbol kolaborasi nyata antara TNI, Polri, instansi pertanian, dan masyarakat, yang bersatu dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Penanaman jagung ini adalah salah satu bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendorong kesejahteraan petani,” ujar Sertu Soim Mukolis saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut, Babinsa menjelaskan bahwa jagung hibrida dipilih karena potensinya dalam menghasilkan panen yang lebih melimpah dan tahan terhadap hama. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian mereka secara produktif dan berkelanjutan.
Selain membantu secara fisik dalam penanaman, para Babinsa dan anggota Polsek Mandiraja juga turut memberikan pendampingan teknis kepada para petani, seperti cara pemilihan benih unggul dan pengelolaan lahan yang tepat. Petugas dari BPP Mandiraja juga memberikan edukasi pertanian modern kepada anggota Poktan yang tergabung dalam kegiatan ini.
Kehadiran Kelompok Tani Lohjinawi menjadi penggerak utama dalam eksekusi di lapangan. Dengan semangat gotong royong, proses tanam berjalan lancar dan penuh antusiasme. Harapannya, panen yang dihasilkan kelak mampu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Banjarnegara.
“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi gerakan bersama di seluruh pelosok desa. Ketika semua elemen bersinergi, hasilnya bukan hanya panen, tapi juga harapan baru bagi masyarakat tani,” pungkas Sertu Soim.
Semangat pagi itu tidak hanya menanam jagung, tapi juga menanam harapan bahwa kemandirian pangan dimulai dari lahan sendiri, dengan tangan-tangan yang bersatu dan hati yang tulus untuk membangun negeri.(Pendimbna).
What's Your Reaction?