Mbah Tamad Ucapkan Terima Kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0710/Pekalongan atas Program Pipanisasi di Windurojo
Mbah Tamad Ucapkan Terima Kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0710/Pekalongan atas Program Pipanisasi di Windurojo
Pekalongan – Rasa haru dan syukur disampaikan oleh Mbah Tamad, salah satu warga lanjut usia di Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, atas perhatian dan bantuan dari Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0710/Pekalongan yang telah melaksanakan program pipanisasi di desanya. Sabtu (16/08/25).
Program pipanisasi yang mengalirkan air bersih dari sumber pegunungan ke rumah-rumah warga telah memberikan dampak besar bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk bagi Mbah Tamad dan keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Sekarang, untuk ambil air tidak harus jalan jauh. Alhamdulillah, airnya sudah mengalir sampai ke rumah,” ujar Mbah Tamad dengan mata berkaca-kaca.
Mbah Tamad menambahkan, selama ini dirinya harus berjalan cukup jauh untuk mengambil air dari sumber, terutama di musim kemarau. Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, kondisi tersebut tentu sangat menyulitkan. Namun, kini semua berubah berkat program TMMD.
Pipanisasi sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang dikerjakan secara gotong royong oleh Satgas TMMD dan warga, menjadi solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat Dukuh Leles dan sekitarnya. Sebanyak ±130 Kepala Keluarga kini bisa menikmati aliran air bersih secara lancar.
Serda Ahmad Mubarok Army, Babinsa Windurojo sekaligus anggota Satgas TMMD, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama dari program ini adalah membantu masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk para lansia seperti Mbah Tamad.
“Kami senang bisa membantu warga, apalagi bagi orang-orang tua seperti Mbah Tamad yang memang sangat membutuhkan kemudahan akses air bersih. Semoga ini bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.
Program TMMD Reguler ke-125 tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa dampak sosial dan kemanusiaan yang sangat dirasakan oleh warga, terutama kelompok rentan. Dengan semangat kebersamaan, TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa pembangunan desa bisa berjalan lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
What's Your Reaction?