Upaya Pencegahan Stunting Babinsa Turut Membantu Dalam Kegiatan Posyandu Di Desa

Upaya Pencegahan Stunting Babinsa Turut Membantu Dalam Kegiatan Posyandu Di Desa

Upaya Pencegahan Stunting Babinsa Turut Membantu Dalam Kegiatan Posyandu Di Desa

Banjarnegara - Babinsa Koramil 09/Susukan Kodim 0704/Banjarnegara Korem 071/Wijayakusuma Sertu Agus Widi beserta dua orang babinsa melaksanakan kegiatan pendampingan kegiatan Posyandu yang diselenggarakan oleh Bidan Desa  Ibu Yuyun Sukmarawati bersama Kader Posyandu Sri Ngesti Handayani 2 bertempat di Balai Desa Karangsalam Rt 02 Rw 02 Desa Karangsalam Kec. Susukan Kab. Banjarnegara. Sabtu (13/09/2025).

Kegiatan Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan balita. Kegiatan yang melibatkan Kader Posyandu ini bertujuan untuk mencegah stunting dengan memberikan perhatian khusus pada gizi ibu hamil dan anak-anak usia dini.

Posyandu menjadi salah satu sarana efektif dalam upaya pencegahan stunting. Dalam kegiatan ini, warga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, serta pemantauan kesehatan secara berkala.

Sertu Agus Widi selalu Babinsa menyampaikan “Tujuan kegiatan posyandu ini adalah untuk mendeteksi dini resiko stunting melalui pemantauan tumbuh kembang pada anak dan memeberikan edukasi tentang pentingnya gizi untuk kesehatan pada ibu hamil dan balita. "

Di lain Kesempatan Pgs. Danramil 09/Susukan Letda Inf Eka Purwanta mengatakan “Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan anak-anak balita dan ibu hamil, untuk itu kami selalu hadir dan mendampingi setiap kegiatan Posyandu untuk mengetahui perkembangan nyata dimasyarakat. Kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat dan merupakan upaya pencegahan stunting di wilayah binaan bagi masing-masing Babinsa.” ungkap nya.

Sementara  Ibu Yuyun Sukmarawati selaku Bidan Desa, secara bergantian memeriksa warga yang datang ke Posyandu dengan antusias. selain melakukan pemantauan berat badan dan tinggi badan balita, para ibu juga diberikan informasi terkait pemberian ASI eksklusif, imunisasi, dan pentingnya makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak dan terhindar dari masalah stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun). Dampak stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpotensi mengganggu perkembangan otak, yang bisa mempengaruhi kemampuan belajar dan kualitas hidup mereka di masa depan. Oleh karena itu, pencegahan stunting menjadi salah satu prioritas utama dalam layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Dengan sinergi antara Babinsa, bidan desa, kader posyandu, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting bisa lebih efektif dan diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi yang baik serta pemantauan kesehatan secara teratur, demi menciptakan generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow